Banner
Curhat di Kesalahan Blogger Pemula
This is my site Written by el masarif on January 31, 2009 – 11:03 am

Dalam posting ini saya ingin mengesankan bahwa blog ini bener-bener blog pribadi. Berbagi informasi dan isi hati. Semoga tidak terlalu berat saya membawa kalimat itu. Kecuali pada kata ‘isi hati’ Bukankah isi hati adalah segumpal darah? He he .. saya pegang segumpal, dan darahnya saya bagi untuk semua :D Pembagian berdasarkan prinsip manfaat. Artinya saya manfaatkan dulu sel dara putih, trombosit dan sisanya buat Anda semua. Buat apa sisanya? Ya.. kalau memang tidak ada manfaat bagi Anda berarti saya bagi untuk saya saja, karena kembali ke prisip manfaat.

Point besar kesalahan blogger pemula adalah, menuliskan sesuatu hal yang ringan, sepele gak berbobot. Misalnya, curhat ringan: digigit nyamuk, berebut minyak dan tanah, atau hari ini saya bangun jam 7 kemudian BAK di kamar mandi, 1 jam kemudian meluncur ke banyuwangi dan nge-BAB di terminal karangente, dst. Sisi kehidupan yang tidak terkait langsung dengan kabar besar SEO, heboh tentang PR, berita besar Earn money, peluang hebat di paid review, semangat di tips and trick blogging adalah hal ringan dan sepele .

Tapi untungnya masarif sudah punya ‘berbagi informasi dan isi hati’, artinya kapanpun saya melanggar perjanjian dan peraturan kesalahan blogger pemula saya sudah siap.

Tiga hari berlangsung sejak istriku menjalani ritual orientasi sebagai bidan Desa di Puskesmas Kedungwungu Kecamatan Tegaldelimo Kabupaten Banyuwangi. Selama kurun waktu itu pola hidup yang saya jalani berubah 180 derajat dari sebelumya. Saya menjadi pengasuh utuh untuk anakku sendiri. Unik, baru, melelahkan, merepotkan, menyenangkan, menggemaskan, dan me…kan.

Momong. Subhanallah, saya jadi tahu betapa tidak mudahnya pekerjaan istriku sebelum ini. Mencuci, memasak dan mengasuh anak. Satu yang terakhir itu saja sudah bisa menutup kegiatannku yang lain. Dimulai dari pagi, si kecil yang belum genap 2 tahun saya selinapkan nilapke menjauh dari jenak-jenak keberangkatannya. Dengan kekecilannya dia menuntut, ummi.. ummi.. ummi!! Dari sinilah perjuanganku dimulai. Upaya menghibur, bermain, mencarikan mainan, mencarikan teman main, jalan-jalan.

Alhamdulillah, keadaan sudah mulai terkendali. Saya coba melirik Jam dinding…

Yaah.. masih jam 08.00 pagi. :( (

Posted in  

One Response »

  1. Title…

    This is my Excerpt…

Leave a Reply